Predikat Akreditasi UNGGUL Untuk Prodi DPAI UIKA

Program Studi Doktoral Pendidikan Agama Islam (DPAI) berhasil meraih akreditasi Unggul dengan skor sebesar 375. Skor ini jauh di atas standar minimal nilai akreditasi Unggul yaitu sebesar 361. Hasil akreditasi Unggul tersebut dikeluarkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAM DIK), berdasarkan Keputusan No.44/SK/LAMDIK/Ak/D/1/2024, pada tanggal 04 Januari 2024 yang lalu. Dengan demikian, dari 34 Prodi S3 Doktor Pendidikan Agama Islam se-Indonesia, yang berpredikat sekarang menjadi UNGGUL hanya 4, salah satunya adalah Prodi DPAI UIKA Bogor.

Direktur Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor Prof. Dr. KH Didin Hafidhuddin, MS menyatakan, “Alhamdulillah, ini adalah karunia Allah yang dianugerahkan kepada hamba-Nya yang sungguh-sungguh bekerja memberikan yang terbaik.” Menurut beliau, predikat Unggul ini adalah hasil kerjasama yang baik dari pimpinan universitas, pimpinan sekolah pascasarjana, pimpinan prodi, pimpinan lembaga penjamin mutu (KPMA, Kantor Penjaminan Mutu dan Audit Internal) serta seluruh dosen dan tendik serta orang orang yang selalu husnudzon kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

Sedangkan menurut Sekretaris Prodi DPAI Dr. Budi Handrianto, MPd sekaligus ketua tim teknis akreditasi prodi DPAI, keluarnya hasil akreditasi Unggul ini berkat kerjasama yang sangat kuat antara semua pihak termasuk mahasiswa aktif, alumni, mitra dan pengguna (user) dengan melakukan berbagai macam upaya peningkatan mutu dan kualitas akademis maupun non akademis. Semua upaya peningkatan kualitas yang dilakukan oleh seluruh civitas akademika Prodi DPAI tersebut telah membuahkan hasil akreditasi yang maksimal, setelah sebelumnya Prodi DPAI mendapatkan akreditasi B dari BAN-PT tahun 2019 lalu. Standar Unggul pada sistem akreditasi terbaru ini sedikit lebih tinggi dibanding standar A pada sistem akreditasi sebelumnya karena sistem baru ini menggunakan 9 kriteria sedangkan sistem lama menggunakan 7 kriteria. Kriteria lama menggunakan predikat akreditasi A, B, dan C sedang kriteria baru menggunakan predikat Unggul, Baik Sekali, Baik, dan tidak terakreditasi (skor <200).

Nilai akreditasi yang tergolong cukup tinggi ini didapat karena prodi memiliki nilai yang maksimal pada kriteria-kriteria yang mempunyai bobot tinggi. Pada kriteria 6, 7 dan 8 yaitu tridharma perguruan tinggi memiliki bobot cukup besar yaitu 29% sedangkan kriteria 9 yaitu keluaran dan capaian tridharma berbobot 33%. Nilai yang tinggi tersebut karena prestasi dosen dan mahasiswa dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat di jurnal-jurnal penelitian bertaraf nasional dan internasional, sitasi hasil penelitian yang maksimal, penulisan jurnalistik yang juga dipublikasikan oleh media nasional dan internasional, karya yang diadopsi masyarakat dan banyaknya karya yang mendapatkan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual).

Tim asesor LAMDIK ketika melakukan asesmen lapangan mengapresiasi keunikan Prodi DPAI yang tercermin dalam matakuliah Islamic Worldview yang diampu khusus oleh Kepala Prodi DPAI yaitu Dr. Adian Husaini, MSi. Ketika mengumpulkan dosen, tendik, mahasiswa, alumni dan pengguna -dalam forum yang terpisah, hampir selalu keluar kata ‘Islamic Worldview’ dalam diskusi mereka. Selain itu terdapat matakuliah khas lain yaitu tafsir tematik pendidikan yang diampu langsung oleh Direktur Pascasarjana yaitu Prof. Dr. KH Didin Hafidhuddin, MS yang menjadikan lulusan Prodi DPAI tidak saja sebagai pendidik tapi juga pejuang.

Mengingat predikat Unggul ini merupakan amanah yang berat untuk dijaga, dipertahankan dan ditingkatkan prestasinya maka ikhtiyar untuk selalu menjadi lebih baik dan memohon pertolongan Allah merupakan sesuatu yang tidak boleh ditinggalkan, demikian pesan pimpinan sekolah pascasarjana.

You may also like...