Categories:

Sabtu, 9 November 2013 M/5 Muharram 1435 H Program Pascasarjana UIKA mengadakan Seminar Proposal Disertasi untuk para kandidat Doktor Pendidikan Islam.

Seminar yang dilaksanakan di ruang sidang PPs UIKA itu dimulai pada pukul 16.00 WIB. Dewan penguji proposal terdiri dari Direktur Pascasarjana UIKA, Prof. Dr. KH, Didin Hafidhuddin, M.S, Ketua Program Doktor Pendidikan Islam UIKA, H. Adian Husaini, M.Si, Ph.D, Guru Besar Pendidikan Islam, Prof. Dr. H. Ahmad Tafsir, dan Dr. Endin Mujahidin M,Si.

Sebanyak 16 kandidat Doktor mengajukan judul Disertasi yang bervariasi. Ada yang mengajukan studi tokoh, seperti Suidat yang mengajukan judul Pendidikan Integral Menurut Muhammad Natsir, Muhammad Ardiansyah yang mengajukan judul Konsep Maqashiud al-Syari’ah al-Syathibi dan Relevansinya terhadap Wacana Pembaharuan Pendidikan Islam. Ada juga yang mengajukan studi tentang metode pendidikan seperti Nasila Bin Said Hassan yang mengajukan judul Metode al-Kinayah dan Signifikansi Pendidikan Dalam al-Qur’an (Studi Analisis Dan Praktis Dalam Surat An-Nisa’), juga ada yang mengajukan judul tentang analisis kebijakan pendidikan, seperti Amirullah yang mengajukan judul Analisis Pengaruh Pembiayaan Pendidikan di Indonesia terhadap Mutu Pendidikan Islam di Era Reformasi.

Dalam seminar proposal Disertasi tersebut, para kandidat Doktor Pendidikan UIKA dicecar berbagai pertanyaan oleh Dewan Penguji seputar judul disertasi yang diajukannya, seperti maksud dari judul yang diajukannya, sumber data yang menunjang judul disertasi itu, metodologi yang digunakan, dan juga output yang mungkin akan diperoleh dari penelitiannya nanti.

Karena cukup banyak proposal disertasi yang diuji pada sore hari itu, seminar di-skor untuk shalat maghrib, dan dilanjutkan kembali sampai selesai pada pukul 20.00. Setelah seminar proposal tersebut, para kandidat Doktor diminta untuk segera memperbaiki proposalnya sesuai dengan saran dan masukan dari Dewan penguji agar segera diwujudkan menjadi penelitian yang berkualitas dan bermanfaat, khususnya bagi dunia pendidikan di negeri ini.